Selasa, 21 November 2017

Phobia Sosial

Phobia Sosial
Definisi Phobia Sosial
Fobia sosial adalah rasa ketakutan yang sangat tinggi terhadap situasi sosial yang melibatkan performa tertentu layaknya situasi yang asing atau situasi dimana anda diperhatikan dan juga diawasi oleh orang lain. Rasa tidak nyaman ini terjadi jika anda menjadi pembicara didepan umum, menggunakan ruang publik untuk berbicara atau berbicara di depan banyak orang seperti layaknya komunitas. Padahal manusia adalah makhluk sosial yang dijelaskan hakikatnya dalam perspektif ilmu psikologi.
Hal yang membuat fobia sosial akan semakin parah adalah suasana yang ramai dan cenderung memusatkan mereka menjadi perhatian. Sedangkan ketakutan yang akan dialami yakni menjadi seseorang yang memalukan, gagal melakukan apa yang harus dilakukan dan takut orang lain berpandangan buruk soal mereka.
Penyebab Fobia Sosial
Apa yang dapat memicu terjadinya fobia sosial ? tentu fobia ini tidak datang secara tiba-tiba karena kehidupan sosial memang bisa berubah drastis, namun dalam faktor yang ekstrim. Ada beberapa penyebab utama kenapa terjadi fobia sosial, diantaranya :
·        Genetik
hal pertama yang memungkinkan seseorang memiliki gangguan fobia sosial adalah karena genetik. Sebuah penelitian di China mengemukakan bahwa ada beberapa keturunan keluarga yang memiliki fobia akan menurun kepada anak dan cucunya, presentase yang dimiliki atau kemungkinan pun cukup besar. Adanya ketidakstabilan hormon 5-hidroxytryptamine menyebabkan mereka menjadi seseorang yang fobia sosial.
·        Psikologis Kejiwaan
Penyebab selanjutnya adalah psikologis kejiwaan. Umumnya mereka yang mengalami fobia sosial harus diakui yakni bermental lemah, takut akan penolakan diri sendiri dan rasa percaya diri yang rendah dan tentunya mempengaruhi kepribadian mereka.
·        Trauma
 trauma mungkin alasan atau penyebab paling banyak terjadi pada mereka yang memiliki fobia sosial. Biasanya bullying atau intimidasi merupakan alasan paling besar yang terjadi pada mereka yang mengalami fobia sosial karena mereka mengalami kesalahan di depan halayak umum.

Gejala Fobia Sosial
Gejala yang bisa anda lihat dari orang yang mengalami fobia sosial adalah :
1.      Tubuh yang tiba-tiba gemetar berlebih terutama dibagian tangan dan kaki ketika dalam situasi yang ramai atau penuh orang.
2.      Munculnya keringat berlebihan atau biasa disebut hiperhidrosis.
3.      Kecemasan terjadi secara tiba-tiba baik didepan orang banyak maupun berbicara didepan umum.
4.      Mengalami gangguan seperti serangan panik yang cukup berlebihan.
5.      Adanya perubahan kulit jika dilihat dari fisik atau fungsi tubuh
6.      Berbicara tidak jelas, tergagap dan juga terlalu cepat sehingga membingungkan banyak orang.
7.      Sakit perut, mual, demam panggung yang hebat hingga ingin merasa pingsan.

Gejala Perilaku
Kemudian, terdapat beberapa Gejala perilaku yang seringkali dilakukan oleh mereka yang terkena fobia sosial adalah :
·        Mereka sering menghindari tatapan mata atau pembicaraan serius dengan orang lain, apalagi yang tidak memiliki hubungan dekat dengan mereka. 
·        Berdiam diri atau bersembunyi dibalik orang lain, namun lebih sering mereka hanya diam dan mengasingkan diri.
·        Anak-anak fobia sosial ekstrim bahkan tidak mau jika diajak berangat ke sekolah atau berpergian ke taman bermain bertemu teman lainnya.
·        Menghindari situasi sosial yang memungkinkan mereka untuk berinteraksi dan membutuhkan banyak komunikasi dalam kegiatannya.
Ciri – ciri phobia sosial
1.         Merasa gelisah berada di tempat keramaian
2.         Merasa takut/cemas untuk bertemu orang baru
3.         Selalu merasa takut disituasi dimana anda sedang diperhatikan/dinilai/dijudge
4.         Khawatir akan mempermalukan diri sendiri
5.         Khawatir bahwa orang lain akan melihat anda takut/cemas
6.         Menghindari dimana anda akan menjadi pusat perhatian
7.         Menghindari kegiatan sosial, walaupun kegiatan sosial itu terlihat menyenangkan
8.         Menghindar/bersembunyi ketika ada tamu yang belum dikenal datang ke rumah
9.         Takut/cemas menerima telepon dari orang yang gak dikenal
10.     Takut menatap orang lain
11.      Sangat susah berbicara di lingkungan sosial
Cara mengatasi phobia sosial
1.       Lawan Rasa Takut
Satu-satunya cara menghilangkan rasa takut adalah dengan berani melawannya. Jangan mau terus bersembunyi dan ditindas oleh rasa takut! Bangkit dan hadapi rasa takut yang anda miliki!
2.      Tingkatkan Rasa Kepercayaan Diri
Apakah anda sudah berani bangkit melawan rasa takut anda? Kalau sudah, pertahankan! Pertahankan dengan kepercayaan diri anda. Anda bisa membaca artikel berikut untuk membantu anda meningkatkan rasa percaya diri
3.       Mempertangguh Diri
Selain meningkatkan kepercayaan diri, untuk bisa menaklukan rasa takut anda perlu mempertangguh/memperkuat diri. Caranya dengan ikut kegiatan yang melatih fisik, olah raga, belajar, memperbanyak pengalaman, mengasah keahlian yang dimiliki dan jadi orang yang berprestasi. Saat anda sudah menjadi tangguh dan memiliki rasa kepercayaan diri, gue jamin rasa takut gak akan berani lagi mengucilkan anda.
4.      Cari Teman-teman yang Bisa Menjadi Panutan yang Baik
Oke, sekarang anda sudah menjadi orang yang tangguh dan memiliki rasa percaya diri, tapi sayangnya rasa takut itu bukan cuman satu saja, tapi ada banyak dimana-mana. Karena itu gak mungkin anda melawannya sendirian, anda perlu bantuan dari orang-orang di sekitar anda. Untuk itu, carilah teman-teman yang bisa meningkatkan rasa percaya diri anda dan memberikan hal-hal yang positif untuk anda.

5.      Membiasakan Diri di Lingkungan Sosial
Anda yang dulu sering berada di tempat yang sepi, sekarang berada di tempat yang ramai dengan orang-orang. Bisa dibilang kalau anda sudah terbebas dari rasa takut, yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah membiasakan diri di keadaan lingkungan yang baru tersebut. 
6.      Menerima Diri Apa Adanya
Setelah lamanya anda banyak berjuang keras dan menyiksa diri, saatnya anda beristirahat. Walaupun sekeras apapun kita berusaha setiap orang pasti memiliki kekurangan. Makanya pemikiran kita juga harus dirubah, agar tidak selalu merasa khawatir terhadap kekurangan yang dimiliki dan tidak selalu merendahkan diri. Bersyukurlah terhadap kelebihan yang anda miliki dan ikhlaslah menerima kekurangan yang anda miliki. 
7.      Kunjungi Psikiater
Kalau tips gue di atas gak berhasil juga, gue mohon maaf, karena gue memang bukan ahlinya hahaha. Jadi saran gue yang terakhir adalah kunjungi psikiater agar anda bisa cepat diobati. 

Sumber :


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda